"Sekarang dilakukan autopsi untuk penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.
Diketahui, dari salah satu penuturan teman korban yang tidak ingin disebutkan namanya, mayat tersebut bernama Nurul Huda (23), asal Pakong Timur Kecamatan Modung, merupakan alumni Pondok Pesantren Sidogiri.
Baca Juga:Sosialisasi Program PTSL, Pemkab Bangkalan siap mengawal 40 Ribu Sertifikat Agar Tepat Sasaran
"Orangnya suka menyendiri dan selalu keluar rumah bahkan jarang pulang," terangnya.
Bahkan ayah korban Abdul Ghoni, merasa terpukul atas tragedi yang menimpa anaknya, yang dianggap hilang sejak 21 Februari 2020 lalu.
"Mohon doanya mas, atas kematian anak saya, untuk saat ini saya masih kalut," pungkasnya. (mp/sur/rul).