Diruangan itulah, DSR di tampar oleh ER. mengenai bagian kepala dan beberapa tubuh lainnya.
Mujur, pemukulan dapat dihentikan setelah ada guru melerai dan menyetop pemukulan tersebut.
Baca Juga:Dua Pekan Tanpa Klarifikasi, Developer Tuding Pimpinan BSN Surabaya Menghindari Tanggung Jawab
Akibatnya, di bagian pelipis bagian kiri lebam. Kini DSR tidak mau keluar kamar. Diduga, mengalami trauma yang mendalam.
Orang tua DSR, Junaidi (36) secara instansi memaafkan perlakuan oknum guru tersebut.
Dengan syarat, datang langsung untuk minta maaf.