
MADURA, Madurapost.co.id - Maraknyaksi pencegalan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap peserta aksi "Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat" yang akan berlangsung di Jakarta Tanggal 22 Mei. Mendapat tanggapan serius dari para Ulama dan Habaib di Madura.
Baca Juga:1 Mahasiswa UIM Meninggal Dunia Setelah Mobil Yang Ditumpangi Terlibat Kecelakaan Di Banyuwangi
Hal itu disampaikan dalam surat terbuka yang beredar luas di media sosial, Bahwa Apabila mereka tetap dilarang untuk ikut aksi "Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat" maka ulama dan Habaib dimadura akan melakukan penutupan Akses Suramadu.