GERINDRA, Rekonsiliasi akan Dimanfaatkan Untuk Kembalikan Habib Riziq Ke Indonesia
Foto: Dokumentasi Madura Satu
Dok , Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada saat pelaksanaan Debat Capres 2019
JAKARTA, Madurapost.co.id - Rencana rekonsiliasi Joko Widodo - Prabowo yang digagas oleh para elit politik pasca pemilu 2019 terus bergulir. Hal itu sebagai upaya merajut persatuan yang selama ini mulai pecah akibat perbedaan pilihan pada Pilpres 2019.
Meskipun sampai saat ini belum ada kepastian kapan rekonsiliasi tersebut akan terjadi, Namun pro dan kontra dari para pendukung terus terjadi.
Namun usulan menarik disampaikan eks Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyarankan agar rekonsiliasi Jokowi-Prabowo dimanfaatkan untuk membawa pulang Habib Rizieq Syihab ke Indonesia.
Menanggapi pernyataan Dahnil, Ketua DPP Partai Gerindra, Habiburokhman menyetujui pernyataan dahnil.
"Bukan kami memaksakan, tapi menurut kami kepulangan Habib Rizieq akan sangat-sangat positif," kata Ketua DPP Partai Gerindra, Habiburokhman kepada wartawan, Minggu (7/7/2019).
Habiburokhman mengatakan usulan Dahnil tersebut sejalan dengan keinginan umat. Secara pribadi pun, Habiburokhman sangat setuju dengan usulan rekonsiliasi itu. Mengingat Habib Rizieq merupakan figur penting yang bisa membawa kesejukan bangsa.
"Saya sepakat dengan Dahnil, secara pribadi saya juga punya janji kampanye ke konstituen untuk memulangkan Habib Rizieq apabila terpilih. Habib Rizieq adalah salah satu figur penting bangsa ini, kepulangan beliau ke tanah air bisa membawa kesejukan dan memuluslan relonsiliasi kebangsaan," tuturnya.
"Saya melihat hal tersebut sangat diinginkan umat," ujarnya. Seperti dikutip dari Detik.com
Hal senada juga disampaikan anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade. Andre menyambut positif usulan Dahnil itu.
"Ide Dahnil itu bagus. Bukan hanya HRS tapi juga yang lainnya kalau bisa selesai," kata Andre.
Kendati demikian, Andre mengatakan tak bisa memastikan apakah rekonsiliasi itu akan terwujud. Dia mengatakan kepastian rekonsiliasi tergantung pada sang ketum, Prabowo.
"Usul Dahnil bagus ya, tapi kita kan tidak tahu apakah pertemuan ini jadi atau tidak. Tapi seandainya jadi ya tentu harapannya seluruh masalah bisa selesai. Termasuk membawa pulang HRS. Harapan kita bisa menyelesaikan seluruh masalah. Kalau seandainya terjadi. Tapi apakah jadi atau tidak tergantung Pak Prabowo. Saya nggak bisa berkomentar panjang," tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, Dahnil melempar wacana rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo dimanfaatkan untuk membawa pulang Rizieq. "Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada HABIB RIZIEQ kembali ke Indonesia," tulis Dahnil dalam akun Twitter-nya, Jumat (5/7). (mp/liq/zul)
Berita Terbaru
Istana Sebut Sapi Kurban Prabowo Dibeli dari Dana Banpres, Purbaya Malah Bilang Tidak Tahu
Iduladha 1447 Hijriah, Pemkab Melalui Dinsos P3A Sumenep Fokuskan Kurban bagi Warga Kurang Mampu
Seleksi Komisaris Utama BPRS Bhakti Sumekar Dibuka, Pendaftaran Ditutup 5 Juni 2026
