![]() |
| Saat Anggota DPRD Bangkalan melakukan serap aspirasi di kecamatan Konang kabupaten Bangkalan |
BERITAMA.ID, BANGKALAN - Samsul Marla anggota DPRD Bangkalan banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat kecamatan Konang terkait kurangnya ketersediaan air pada musim kemarau. Senin, (09/03/2020).
Bukan tanpa alasan, karena sepanjang tahun khusunya kecamatan Konang selalu mengalami kekeringan dan berdampak devisit terhadap ekonomi masyarakat.
Baca Juga:Ketua DPRD Bangkalan: Guru adalah Arsitek Peradaban, Penguatan Kapasitas Wajib Jadi Prioritas
Hal itu disampaikan oleh Gozali salah satu warga setempat, jika sudah tiba pada musim kemarau, masyarakat sudah tidak bisa lagi bercocok tanam, karena air sangat sulit untuk didapat.
"Jangankan untuk bertani, untuk mandi dan kebutuhan di dapur saja sulit untuk didapat, bahkan kita harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan hidup," ujarnya saat Jaring Aspirasi Rakyat di Konang.
Dirinya juga meminta dan berharap terhadap Samsul Marla selaku perwakilan daerah, agar memperjuangkan kebutuhan masyarakat yang sangat urgen, agar rakyat tidak perlu khawatir lagi jika menghadapi musim kemarau.
Baca Juga:Perjalanan Karier Ra Ibong, Jadi Simbol Ketokohan Warisan Kepemimpinan Mbah Kholil Bangkalan
"Pak, kami berharap agar ada solusi untuk kekeringan yang kami hadapi, minimal ada pengeboran air yang dapat digunakan rakyat banyak," tutupnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Samsul Marla berjanji akan memperhatikan kebutuhan yang sangat diperlukan.
"Kedepan saya akan berkerjasama dengan pihak BPBD kabupaten Bangkalan untuk melihat, apakah di kecamatan Konang ini ada sumber mata air untuk dilakukan pengeboran, agar bisa dinikmati langsung oleh masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga:Hari Pertama Operasi Zebra 2020, Satlantas Polres Bangkalan Tilang 25 Pelanggar Lalu Lintas
Dirinya juga menjelaskan sudah menyusun langkah-langkah untuk memberikan pelayanan yang nantinya bisa dinikmati oleh warga.
"Langkah selanjutnya adalah dengan cara pendistribusian air ke setiap desa-desa yang terdampak kekeringan," imbuhnya. (Red- Suryadi).
