Hal itu disampaikan langsung oleh Ainur Rasyid ketua RT kampung Tarogan bahwasannya kegiatan itu salah sebagai bentuk penghargaan kepada Tuhan agar musibah yang sedang melanda segera selesai.
Baca Juga:Bangkalan Mengguncang Surabaya, PGRI Raih Juara 2 di Ajang Bergengsi PORSENIJAR Jawa Timur
"Burdah ini sudah menjadi tradisi kampung Tarogan, jika ada musibah warga di sini dari dulu akanelakukannya," paparnya saat diwawancarai oleh Tim MaduraPost Bangkalan.