"Jelas berdampak positif bagi masyarakat dalam pencegahan dan penanganannya,” kata Bupati dua periode itu.
Baca Juga:Wujud Nyata Pentahelix di Sumenep Berjalan, Disbudporapar Keluarkan Istilah Gayung Bersambut
Selain itu, isi buku itu di antaranya menjelaskan penanganan virus di zaman Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, serta juga mengupas tentang sholat berjamaah di masjid maupun musholla, baik tentang shaf maupun cara memakai masker bagi jamaah, termasuk juga tenaga medis untuk melaksanakan sholat dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan memandikan jenazah covid-19.
“Mudah-mudahan buku ini bermanfaat bagi masyarakat muslim di Kabupaten Sumenep untuk menanganani covid-19, termasuk tata cara tindakan yang harus dilakukan, guna mencegah penyebaran virus itu,” jelasnya.